Ilustrasi
Taipei - Polis Taiwan Tengah dilanda skandal penganiayaan yang melibatkan dua remaja. Ada tiga polis Taiwan yang dituduh memaksa dua remaja memakan kotoran anjing.
Terhadap skandal ini terjadi di wilayah Taoyuan ini, polis setempat telah melakukan pemeriksaan serius terhadap ketiga personel yang terlibat. Dalam pernyataannya, seperti dilansir Asia One, Sabtu (1/6/2013), Biro Polis Taoyuan (TCPB) menyatakan, ketiga pelaku telah dijatuhi hukuman berat.
"Setelah meminta keterangan dari semua pihak yang terlibat dan melakukan penyiasatan, biro menyatakan ketiga polis tersebut bersalah atas penanganan yang berlebihan, termasuk memukuli dua remaja dan memaksa mereka makan kotoran anjing," jelas Inspektur Jenderal TCPB kepada media setempat, United Evening News.
"Masing-masing dijatuhi dua teguran, serta dimutasi ke sub-biro yang lain dan dinyatakan bersalah atas kejahatan yang disengaja," imbuhnya.
Insiden ini terjadi pada 8 Mei lalu, ketika dua remaja yang menunggang motorsikal tanpa helmset dan tanpa membawa SIM diberhentikan polis di Taoyuan County. Saat hendak disaman, kedua remaja tersebut melawan dan terjadinya pertengkaran.
Mereka pun dibawa ke balai polis terdekat. Di tengah perjalanan, ketiga polis semakin naik angin hingga akhirnya membawa dua remaja tersebut ke sebuah ladang tebu terdekat.
Di lokasi itulah, polis memukuli remaja tersebut sebanyak 20 kali di bahagian kepala. Salah satu remaja bahkan dipaksa makan kotoran anjing. Namun hal yang terakhir sempat dibantah oleh pihak polis .
Terkait insiden ini, dua polis yang merupakan atasan ketiga polis yang terlibat langsung, juga ikut dijadikan sanksi. Ketua sub-biro ketiga polis tersebut diberi teguran keras, sedangkan ketua balai setempat diberi teguran dan diturunkan pangkatnya.
Terhadap skandal ini terjadi di wilayah Taoyuan ini, polis setempat telah melakukan pemeriksaan serius terhadap ketiga personel yang terlibat. Dalam pernyataannya, seperti dilansir Asia One, Sabtu (1/6/2013), Biro Polis Taoyuan (TCPB) menyatakan, ketiga pelaku telah dijatuhi hukuman berat.
"Setelah meminta keterangan dari semua pihak yang terlibat dan melakukan penyiasatan, biro menyatakan ketiga polis tersebut bersalah atas penanganan yang berlebihan, termasuk memukuli dua remaja dan memaksa mereka makan kotoran anjing," jelas Inspektur Jenderal TCPB kepada media setempat, United Evening News.
"Masing-masing dijatuhi dua teguran, serta dimutasi ke sub-biro yang lain dan dinyatakan bersalah atas kejahatan yang disengaja," imbuhnya.
Insiden ini terjadi pada 8 Mei lalu, ketika dua remaja yang menunggang motorsikal tanpa helmset dan tanpa membawa SIM diberhentikan polis di Taoyuan County. Saat hendak disaman, kedua remaja tersebut melawan dan terjadinya pertengkaran.
Mereka pun dibawa ke balai polis terdekat. Di tengah perjalanan, ketiga polis semakin naik angin hingga akhirnya membawa dua remaja tersebut ke sebuah ladang tebu terdekat.
Di lokasi itulah, polis memukuli remaja tersebut sebanyak 20 kali di bahagian kepala. Salah satu remaja bahkan dipaksa makan kotoran anjing. Namun hal yang terakhir sempat dibantah oleh pihak polis .
Terkait insiden ini, dua polis yang merupakan atasan ketiga polis yang terlibat langsung, juga ikut dijadikan sanksi. Ketua sub-biro ketiga polis tersebut diberi teguran keras, sedangkan ketua balai setempat diberi teguran dan diturunkan pangkatnya.

Posting Komentar